Tentang Pasla

Dari pasal menuju pemahaman.

Pasla berangkat dari sesuatu yang dekat dengan hukum: pasal. Lima huruf yang sama disusun menjadi nama yang ringan diucapkan, pas-la. Di dalamnya ada kata “pas”: kesesuaian antara pertanyaan, sumber, dan konteks.

Orang datang membawa pengalaman sebelum membawa istilah hukum. Seorang pekerja bertanya tentang gajinya yang tertahan; sebuah keluarga ingin memahami pembagian tanggung jawab; pelaku usaha perlu membaca perjanjian; nasabah ingin memahami akadnya. Pasla memulai dari pengalaman itu dan membantu menemukan bahasa serta rujukan yang sesuai.

Visi

Masyarakat yang lebih mampu memahami hukum dan menggunakan pengetahuan itu untuk menjaga martabat, menunaikan tanggung jawab, serta mengupayakan keadilan.

Enam nilai yang menjadi kebiasaan

  • Kejelasan. Bahasa sederhana, istilah dijelaskan, isi sumber dibedakan dari penjelasan.
  • Ketelitian. Setiap jawaban punya jejak yang dapat diperiksa: sumber, tanggal, status, dan halaman.
  • Amanah. Pertanyaan dan kunci yang kamu serahkan dijaga, dan cara datamu dipakai dijelaskan terang.
  • Keadilan. Pemahaman hukum terbuka bagi orang dengan latar belakang beragam.
  • Kemaslahatan. Pengetahuan diarahkan pada manfaat yang menyentuh kehidupan.
  • Kerendahan hati. Ketidakpastian dinyatakan, kekurangan sumber diperlihatkan, dan ruang koreksi mudah ditemukan.

Ketelitian mengambil inspirasi dari ajakan meneliti informasi dalam Al-Hujurat 49:6; amanah dan keadilan dari An-Nisa 4:58. Hubungan ini adalah inspirasi nilai, bukan pengganti sumber dan keahlian dalam penjelasan hukum syariah.

Teknologi yang mendampingi

AI membantu menelusuri, menghubungkan, dan menjelaskan. Ia tidak menjadi sumber hukum. Setiap penjelasan di Pasla bersandar pada dokumen resmi yang dibuka saat itu juga, dan pernyataan yang tidak didukung teksnya dibuang sebelum sampai ke layar.

Mesin penelusurannya sumber terbuka: hukum-id-mcp.

Siapa di balik Pasla

Pasla dibangun oleh Fadayen Fauzan, mahasiswa Magister Hukum Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Koreksi, saran, dan kerja sama: [email protected].